RSS

Komisi III DPR RI Rekomendasikan Lokasi Penambangan Di Nusakambangan Ditutup

19 Jun

Komisi III DPR RI Rekomendasikan Lokasi Penambangan Di Nusakambangan Ditutup

CILACAP– Komisi III DPR RI merekomendasikan penutupan lokasi tambang batu kapur milik PT Holcim Indonesia Pabrik Cilacap di pulau Nusakambangan. Komisi III DPR RI meminta agar pulau Nusakambangan dikembalikan sesuai fungsinya.

Permintaan penutupan lokasi tambang batu kapur milik PT Holcim di pulau Nusakambangan itu mengemuka saat rapat bersama antara anggota Komisi III DPR RI, Kementrian Hukum dan Ham, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan DPRD Cilacap di aula Lapas Batu, Nusakambangan, Kamis (16/6/2011).

Anggota Komisi III DPR RI yang dipimpin Aziz Samsudin mengungkapkan jika keberadaan Holcim di Nusakambangan merupakan sesuatu yang aneh karena pulau ini seharusnya hanya untuk membina para narapidana. Dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Untung Sugiyono menjelaskan mengenai dasar perjanjian kerja sama antara Kemenkumham dengan Holcim terkait penambangan di pulau Nusakambangan.

Untung memaparkan, izin penambangan ini lahir berdasarkan surat izin pertambangan daerah (SIPD) yang dikeluarkan Gubernur Jawa Tengah maupun surat-surat kerja sama lainnya. Menurutnya, izin penambangan batu kapur oleh Holcim di pulau Nusakambangan akan berakhir pada tahun 2031 mendatang.

Karena adanya berbagai perubahan nama kementrian dan nama perusahaan serta kebijakan lainnya, saat ini sedang diadakan addendum atau peninjauan dan evaluasi perjanjian. Saat ini, addendum tersebut belum ditandatangani karena masih menunggu banyak masukan baik terkait pemanfaatan pulau Nusakambangan untuk pemsyarakatan maupun bagi masyarakat sekitar.

Hingga saat ini maanfaat yang diterima Kemenkumhan dari Holcim baru berupa ganti rugi pemanfaatan tanah dang anti rugi dalam bentuk barang antara lain berupa kendaraan bermotor dan ambulan untuk LP yang ada di Nusakambangan.

Nilai ganti rugi tersebut tidak lebih dari Rp 2 milyar. Dengan melihat kondisi penambangan saat ini, wakil ketua Komisi III DPR RI Aziz Samsudin mengatakan pihaknya merekomendasikan agar penambangan yang dilakukan PT Holcim segera ditutup untuk dikembalikan ke fungsi sebelumnya.

Dia menambahkan, penutupan tersebut karena direncanakan ada pembangunan sejumlah LP baru di pulau ini yang diperuntukan bagi napi yang divonis diatas 10 tahun. Tak hanya itu, dengan dihentikannya penambangan tersebut, diharapkan masyarakat Cilacap akan lebih tenang jika suatu saat terjadi bencana tsunami seperti bencana tsunami yangb terjadi pada tahun 2006 lalu. Hal itu karena pulau Nusakambangan merupakan benteng bagi kota Cilacap dari terjangan gelombang tsunami.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 19, 2011 in BERBAGI, POLITIK

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: