RSS

monolog

14 Mei

Aku memandangi cermin, mata sayu itu menerawang padaku.
Mencari celah yg mungkin memberi tahu seperti buku.
Aku (dalam cermin) tersenyum sinis, mencibir, bertanya “siapa lo?”
Ku dengar kembali tanya itu di telingaku, di otakku.
Dan hanya diam yg kutemukan.

Mata itu milikku,
Senyum itu, wajah itu,
Adalah aku.
Tapi aku tak dapat memahaminya.

Ku pikir lebih mudah membaca ‘seseorang’ lewat matanya,
Tapi kenapa tidak denganku?
Tidak dengan mataku?

Pantas saja aku sangat sulit..
Sulit membuat orang lain mengerti dan mengenalku. Karna bahkan akupun tak mampu mengenali diriku..
Aku tak mampu membuat orang lain nyaman denganku, karena ternyata aku sangat angkuh.

Dan..
Ku temukan diriku yg malang..
Masih bercermin.
Mencari celah kelembutan yg terus dipertanyakan.
Mencari hati yg ragu ku miliki.

Dan disanalah aku.

Di atas angin yg hampa.
(qq cute)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 14, 2011 in BERBAGI, PUISI

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: