RSS

Pengaruh Lemak Terhadap Tubuh Kita

18 Apr

Pengaruh Lemak Terhadap Tubuh Kita

Lemak sering di anggap tidak baik bagi kesehatan, terutama dalam masalah kegemukan dan sumber penyakit kronis. Namun, benarkah semua jenis lemak merugikan?. Lemak adalah salah satu zat gizi yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energy dan pelarut dari vitamin lemak ( A, D, E dan K) juga sumber asam lemak esensial. Lemak terdiri dari asam lemak jenuh/ saturated fatty acid (SAFA) lemak trans/trans fatty acid. (TFA), dan asam lemak tak jenuh yang terdiri dari asam lemak tak jenuh jamak/poly unsaturated fatty acid (PUFA) dan asam lemak tak jenuh tunggal/mono unsaturated fatty acid (MUFA).

SAFA dan TAFA sering dikategorikan sebagai lemak kurang baik karena jika lemak jenuh ini dikonsumsi berlebih akan menaikkan kadar lemak darah dan kadar kolestrol darah. Hal tersebut dapat menjadi factor resiko dari penyakit jantung koroner, stroke, diplidemia (kelainan lemak darah), dan hipertensi.
Sedangkan asam lemak tak jenuh, yaitu MUFA dan PUFA dikategorikan sebagai lemak baik karena menyehatkan tubuh. Turunan dari asam lemak tak jenuh adalah asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan, khususnya untuk membantu pertumbuhan anak (bayi) untuk membantu pembentukan sel-sel, membangun jaringan sel tubuh, serta membantu melenturkan membran sel untuk penyerapan gizi, dan pada orang dewasa memiliki manfaat bagi kesehatan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Asam lemak esensial adalah asam lemak yang tidak dapat di buat sendiri oleh tubuh atau dapat di buat tetapi tidak mencukupi kebutuhan minimal yang diperlukan untuk memenuhi fungsi fungsionalnya. “Asam lemak esensialhanya dapat diproduksi oleh tumbuhan, contohnya alga. Sedangkan manusia dan hewan tidak bisa menghasilkannya sendiri, “menurut dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, Sp persatuan dokter spesialis gizi klinik”.

Dari studi cross sectional yang dilakukan oleh Dr dr Ratna Djuwita dari Persatuan Dokter gizi Medik Indonesia dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) terhadap asupan nutirien pada empat etnik (Minangkabau, Sunda, Jawa, dan Bugis) serta penelitian Riset Dasar (riskesdas) pada 2007, terlihat bahwa konsumsi lemak orang Indonesia secara kuantitas sudah cukup, namun secara kualitas masih kurang baik. “Dizaman modern ini, orang masih sering mengkonsumsi lemak dari makanan yang tidak sehat, seperti makanan siap saji dan gorengan,.
Refrens: republika, minggu 10 april 2011

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 18, 2011 in BERBAGI, KESEHATAN

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: