RSS

Sosiologi hukum

14 Apr

Sosiologi hukum

 

Sosiologi hukum adalah merupakan suatu disiplin ilmu dalam ilmu hukum yang baru mulai dikenal pada tahun 60-an. Dahulu kala hokum menjadi pokok pemikiran bagi ahli-ahli dalam bidang filsafat, seperti aristoteles, Thomas Aquinas, locke, kant dll. Begitu juga dengan proses perubahannya bahwa hokum adalah merupakan pokok refleksi bagi ahli-ahli dalam bidang Negara dan hokum. Terutama pada abad XX dengan semakin ditingkatkannya ilmu-ilmu pengetahuan manusia, maka hokum juga menjadi pook-pokok penyelidikan ilmu-ilmu tersebut. Pertama-tama hokum menjadi objek penyelidikan imu psikologi, eperti halnya dalam madzhab realism Skandinavia.

Kemudian hokum juga dipelajari maknanya dalam ilmu sosiologi, pada abad XX ilmu sosiologi semakin besar pengaruhnya hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa perubahan-perubahan sosiologi berjalan dengan semakin cepat. Dimana terdapat gerakan-gerakan dan usaha-usaha untuk memperbaiki posisi kelompok-kelompok oran yang dianggap terlantar dalam zaman sebelumnya. Ilmu sosssioloi harus memberikan pengarahan dan pegangan kepada gerakan-gerakan dan usaha-uasaha itu. Sedangkan di lain pihak sosiologi semakin bertambah besar oleh karena sosiologi sebagai ilmu semakin mantap untuk menghadapi masala-masalah masyarakat dengan semakindi sempurnakannya metode ilmiahnya khususnya melalui dua tokoh besar, yakni Max Webber (1864-1920)dan Emile Dukheim (1858-1917).

Karena mutu ilmiahnya yang semakin tinggi sosiologi diminta sumbangannya untuk memecahkan tentang masalah-masalah kehidupan masyarakat untuk ilmu hokum.Kehadiran disiplin ilmu sosiologi hukum di Indonesia memberikan suatu pemahaman baru bagi masyarakat mengenai hukum yang selama ini hanya dilihat sebagai suatu sistem perundang-undangan atau yang biasanya disebut sebagai pemahaman hukum secara normatif. Lain halnya dengan pemahaman hukum secara normatif, sosiologi hukum adalah mengamati dan mencatat hukum dalam kenyataan kehidupan sehari-hari dan kemudian berusaha untuk menjelaskannya. Sosiologi Hukum sebagai ilmu terapan menjadikan Sosiologi sebagai subyek seperti fungsi sosiologi dalam penerapan hukum, pembangunan hukum, pembaharuan hukum, perubahan masyarakat dan perubahan hukum,dampak dan efektivitas hukum, kultur hukum.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 14, 2011 in HUKUM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: